google-site-verification: google7adaa44f8e64a07b.html
Home » » Cara Menghitung Perbandingan Gigi Pada Transmisi Mobil

Cara Menghitung Perbandingan Gigi Pada Transmisi Mobil


Pada saat kendaraan mulai berjalan atau menanjak, memerlukan moment yang besar untuk itu dibutuhkan beberapa bentuk mekanisme perubah moment. Sedangkan pada saat kendaraan berjalan pada kecepatan yang tinggi pada jalan datar moment yang besar tidak diperlukan lagi, karena moment mesin cukup untuk menggerakkan kendaraan.

Berikut ini adalah cara menghitung perbandingan gigi transmisi,

1. Rumus perbandingan 2 roda gigi

Konstruksi Perbandingan 2 gigi


GR (Gear Ratio) = Gigi yang diputar (B) 
                               Gigi yang memutar (A)

Contoh : Gigi A jumlah giginya : 24
               Gigi B jumlah giginya : 35

jadi hasil perbandingannya yaitu  35/24 = 1,458 
Artinya, Untuk memutarkan 1 x putaran penuh gigi B, maka gigi A harus berputar sebanya 1,458 kali putaran.


2. Rumus Perbandingan 4 Roda Gigi
Konstruksi Perbandingan 4 Gigi
 Keterangan gambar :
A = Gigi Input
B = Gigi Counter Gear Input
C = Gigi Counter Gear Percepatan
D = Gigi Percepatan

Sedangkan rumusnya yaitu :
Rumus perbandingan 4 roda gigi
Contoh:
Hasil analisa tranmisi mobil Suzuki Katana 5 speed diperoleh hasil sebagai berikut :
Gigi Percepatan 1 
A = 24
B = 35
C = 15
D = 36

Hasil = 35/24  X 36/15 = 3,5
Artinya : Pada kecepatan gigi 1, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 3,5 kali.

Gigi Percepatan 2 
A = 24
B = 35
C = 25
D = 32

Hasil = 35/24 X 32/25 = 1,9
Artinya : Pada kecepatan gigi 2, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 1,9 kali.

Gigi Percepatan 3
A = 24
B = 35
C = 31
D = 29

Hasil = 35/24 X 29/31 = 1,3
Artinya : Pada kecepatan gigi 3, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 1,3 kali.

Gigi Percepatan 4
Gigi percepatan 4 mempunyai perbandingan putaran 1 : 1, karena poros input selaras (sejajar) dengan poros Output.

Gigi Percepatan 5
A = 24
B = 35
C = 44
D = 23

Hasil = 35/24 X 23/44 = 0,77
Artinya : Pada kecepatan gigi 5, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 0,77 kali.

3. Rumus Perhitungan Pada Posisi Mundur

Konstruksi Putaran Transmisi pada Posisi Mundur


 Keterangan gambar :
A = Gigi Input
B = Gigi Counter Gear Input
C = Gigi Counter Gear mundur
D = Gigi Percepatan Mundur
E = Idle Gear

Rumusnya yaitu :
Rumus Gigi Mundur
Contoh :
A = 24
B = 35
C = 19
D = 41
E = 33

Hasil = 35/24 X 33/19 X 41/33 = 3,146
Artinya : Pada kecepatan gigi mundur, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 3,146 kali. Perbedaanya, pada posisi ini putaran poros output berlawan dengan poros input

0 comments:

Post a Comment